Saturday, 2 July 2016

Saya adalah saya tanpa saya



Agus: Kita (manusia) terdiri dari tiga unsur... 1. Unsur Materi, 2. Unsur biologi ( kehidupan) 3. Unsur kesadaran.. Jika direduksi kita terdiri dari (atom) yg kita sebut materi yg sama dengan materi2 yang lain di bumi.. Anda dimutilasi, di kilo akan sm dengan daging2 yg lain, tp daging itu bukanlah anda.. Jika dikumpulkan materi2 didunia ini seluruhnya tidak akan pernah melahirkan unsur biologi (untuk menghidupkannya).. Lebih gampangnya "Materi" kita sebut A, kehidupan (biologis) kita sebut B, jika ada unsur A+B anda temukan maka itu adalah binatang dan tumbuhan... Yang membedakan kita dengan AB-AB yang ada di muka bumi ini adalah C yaitu kesadaran.. Nah manusia itu punya ke tiga2nya ABC.. Jika kita tanya saya ini siapa..? Saya bukan tangan saya, bukan kaki saya, saya bukan kepala saya.. Lalu saya itu di mana... Descartes menjawab: "aku berfikir maka aku ada".. Bayangkan jika anda hidup tanpa kesadaran.. Hehehe anda udh kayak binatang dan pohon.
M. Said: kalau bahasa pesantrennya begini "al-Insan hayawanu an-natiq" Manusia itu adalah binatang yg berfikir/berkesadaran. jadi, yg membedakan manusia dengan yg lainnya adalah "akal" yg merupakan sumber kesadaran. lalu, apa beda rekognitif ini dengan terminologi akhlak/etika Islam dlm dunia Islam ??
Agus: Dengan kata lain seperti itu lah M. Said,  Cuman kita selama ini mis bagaimana belajar dan di mana belajar ahlak.. Cenderung kita belajar salah kamar, apa2 yang seharusnya implentasi totalitas menjadi hanya sekedar dihafal2.. Pembelajaran seumur hidup itu ya trans-rekognitif dan rekognitif.. Kognitif sifatnya opsional dan berjangka waktu.. Knapa belajar seumur hidup (transrekognitif dan rekognitif) karena beljar behubungan degn tuhan itu terus menerus, belajar kebaikan itu terus menerus.. Bayangkan jika kita stop berhubungan?.. Semua yg dipljari disadur dari al-quran ya karena memang itu pedoman kita... Kalau menurt sy inti ajaran islam dlm al-quran ada dua.. 1. Percaya dan 2. Amal sholeh... Berislam minimalis secara awam ya iman (syahadat) saja cukup, maksimalis ahlak rasulullah.. Kita minimalis atau proses diantaranya

Reaksi:

0 komentar: